Belajar Ilmu Burung Indonesia Terpercaya

Rahasia Penjemuran Cendet Pasca Mabung

Cendet Mayapada milik H. Syahroni (Bonjong BF) tampil sebagai juara 1 Kelas VIP dalam even Kicau Sehat Minggu Ceria Di Sidoarjo, Minggu (20/7) sore tadi. Cendet langganan jawara ini sehari-hari ditangani mekaniknya Om Cipo. Kali ini Om Cipo ingin berbagi tips perawatan cendet, terutama penjemuran cendet pascamabung, yang sangat menentukan performa di kemudian hari.

Nama H. Syahroni sudah tidak asing lagi di kalangan kicaumania wilayah sidoarjo, Blok Tengah, dan kawasan sebelah barat (Candi). Kendati baru tiga tahun terakhir ini aktif sebagai pemain, sebagian besar gaconya terus berprestasi di berbagai even.

Share:

Jangan Lakukan 4 Hal ini Pada Burung Yang Baru Dibeli

Transaksi jual-beli burung kicauan terus menunjukkan tren peningkatan, baik di pasar burung, media online, membeli di tempat penangkaran, hingga model take-over. Banyak kicaumania, terutama para pemula, berharap burung yang baru dibeli bisa segera gacor di rumah. Padahal, burung memerlukan adaptasi di lingkungan baru. Ada empat hal yang jangan dilakukan pada burung yang baru dibeli, agar burung tidak rusak di kemudian hari.

Membeli burung yang sudah jadi, apalagi pernah juara meski hanya di even latberan, memang lebih menyenangkan. Sebab pada tahap awal kita tinggal meneruskan setingan yang dibuat pemilik lama, sambil secara bertahap mencari setingan baru yang lebih tepat.

Meski demikian, terjadinya perubahan lingkungan (seperti rumah, suasana, dan hawa yang berbeda) dan sosok perawat / pemilik yang berbeda, membuat penampilan burung belum tentu sama persis seperti ketika masih di tangan pemilik lama.

Itu untuk burung yang relatif sudah mapan. Apalagi untuk burung yang dibeli dari pasar burung atau dari situs jual-beli online. Intinya, burung yang baru dibeli membutuhkan masa adaptasi.
Dalam masa adaptasi itu, sebaiknya jangan lakukan 4 hal pada burung yang baru dibeli. Kelima hal yang dimaksud adalah sebagai berikut:
  1. Memandikan burung yang baru tiba.
  2. Mengadu dengan burung sejenis.
  3. Menggantang dekat burung bersuara kencang.
  4. Mengganti voer pada hari pertama burung datang.
Oke, kita bahas satu-persatu!

1. Memandikan burung yang baru tiba

Memandikan burung pada hari pertama kedatangannya, apalagi burung belum sempat beradaptasi, jelas akan membuatnya rawan stres.

Memang tidak setiap individu burung akan menjadi stres kalau dimandikan pada hari pertama tiba di rumah kita. Ada beberapa kasus di mana kicaumania pemula melakukan hal itu karena tak tahu, dan ternyata burungnya tidak mengalami stres.

Namun sangat disarankan untuk tidak melakukan hal itu. Lebih baik bersabar sambil menunggu gaco baru beradaptasi selama beberapa hari di rumah Anda. Apabila sampai stres, Anda sendiri yang rugi, karena sudah mengeluarkan uang yang mungkin tidak sedikit, tetapi berujung pada macet bunyi.

Saran ini menjadi makin penting bagi Anda yang membeli burung bakalan, khususnya murai batu, di pasar / toko burung. Banyak sekali murai batu bakalan yang mogok makan, bahkan jatuh sakit, usai dimandikan pada hari pertama berada di rumah pemilik baru.

2. Mengadu dengan burung sejenis

Burung yang baru tiba di rumah membutuhkan ruang dan suasana yang tenang. Dalam kondisi inilah, burung akan belajar mengenali lingkungan barunya.

Terkadang kita mudah tergoda untuk mendengarkan suara kicauannya, kemudian mengadunya atau sekadar menempelkannya dengan burung sejenis. Tujuannya agar burung yang baru dibeli tersebut terpancing bunyi.

Tindakan ini sangat tidak dianjurkan. Dalam kondisi belum beradaptasi terhadap lingkungannya yang baru, burung mudah mengalami stres. Jika stres tak teratasi, burung macet bunyi, dan butuh waktu lama untuk memperbaikinya.

Selain mengadu dengan burung sejenis, jangan pula kita menggoda burung baru dengan meletakkan cermin di depan burung untuk merangsangnya berbunyi.
Sekali lagi, sabar dan sabar. Biarkan burung beradaptasi dulu dengan lingkungan barunya.

3. Menggantang dekat burung bersuara kencang

Seperti disebutkan sebelumnya, burung yang baru tiba sebaiknya ditempatkan terlebih dulu di lokasi atau ruangan yang tenang atau sepi. Kalau pun tidak memiliki ruangan khusus yang tenang dan sepi, Anda bisa mengerodongnya.

Saran ini menjadi sangat penting bagi Anda yang sudah memiliki jenis burung lain yang punya suara kicauan kencang.

Burung yang  baru tiba biasanya masih celingak-celinguk. Ketika belum beradaptasi sudah disuguhi suara kencang atau lantang, kondisinya sama seperti burung di alam liar yang sedang diusir burung lain penguasa wilayah teritorialnya.

Itu sebabnya, jangan menggantang burung yang baru datang pada lokasi yang terlalu dekat dengan burung yang bersuara kencang / lantang. Jika kondisi tak memungkinkan, burung harus dikerodong terus selama masa adaptasi berlangsung.

4. Mengganti voer pada hari pertama burung datang

Ada beberapa jenis burung yang merasa sudah nyaman dengan makanan kering atau voer. Burung seperti ini biasanya akan menunjukkan perubahan yang signifikan ketika Anda menggantinya dengan merek lain, apalagi jika warnanya berbeda.

Jika ingin mengganti voer lama dengan voer yang biasa Anda pakai, sebaiknya dilakukan setelah satu pekan sejak burung baru tiba di rumah. Itupun dilakukan secara bertahap dengan cara mencampur dua jenis voer (lama dan baru).

Misalnya, 25% voer baru dicampur 75% voer lama. Pekan berikutnya, komposisi diubah menjadi 50 : 50. Minggu berikutnya lagi 75% voer baru dan 25% voer lama, sampai akhirnya komposisi bisa 100% voer baru. Dengan cara seperti ini, burung tidak akan kaget dengan perubahan pakannya.
Itulah empat hal yang sebaiknya jangan dilakukan dalam perawatan burung yang baru saja dibeli.

Semoga bermanfaat.

 


Share:

Tips Memulihkan Kondisi Pleci Yang Terkena Dopingan

Menggacorkan burung kicauan (termasuk pleci) secara instan melalui pemberian suplemen tertentu dikenal dengan istilah doping. Namun pemakaian suplemen secara berlebihan, apalagi jika bahan bakunya didominasi zat / senyawa kimia, tentu akan merusak sistem kerja atau metabolismenya. Akibatnya, pleci menjadi mudah ngedrop dan macet bunyi. Untuk mengatasinya, berikut ini tips memulihkan kondisi pleci yang terkena dopingan.

Memberikan suplemen yang dapat mendongkrak stamina burung pleci secara instan dan menjadikannya mendadak gacor umum digunakan ketika burung akan dilombakan. Jika pemberiannya dilakukan secara teratur dan terjadwal, dan bahan bakunya bersifat alami, tentu tidak akan menimbulkan banyak masalah.


 Sayangnya, sebagian plecimania justru selalu melebih-lebihkannya. Bahkan tak jarang dalam perawatan hariannya, burung pleci selalu diberi dopingan hanya agar selalu rajin berbunyi. Pemberian doping yang berlebihan tentu dapat mengganggu metabolisme atau sistem kerja tubuh burung tesebut.

Efek sampingnya langsung muncul ketika burung berhenti mendapatkan dopingan. Burung yang terkena dopingan dapat diamati dari perubahan perilakunya. Berikut ciri-ciri umum burung pleci yang terkena dopingan:
  • Burung menjadi mudah ngedrop.
  • Burung sulit naik birahinya, meski didukung oleh pakan berprotein tinggi maupun ditempel burung betina. Dalam banyak kasus, pleci menjadi macet bunyi untuk jangka waktu lama.
  • Burung mabung sebelum waktunya, atau nyulam bulu secara terus-menerus.

Bukan itu saja, kondisi burung yang sudah rusak oleh dopingan juga kerap ditemukan dalam forum atau situs jual-beli online. Meski tidak semuanya begitu, masih saja ada penjual yang tidak jujur menyebutkan kondisi burung yang dijualnya. Pembeli pun baru menyadari membeli pleci dopingan setelah beberapa hari dirawat di rumahnya.

Adapun cara yang umum dilakukan plecimania untuk mengurangi ketergantungan burung dari efek dopingan adalah meneruskan pemberian dopingannya, namun dosisnya dikurangi secara bertahap. Tetapi untuk cara yang dianggap paling aman, tentu saja melakukan terapi khusus.

Kali ini, Om Kicau akan berbagi beberapa terapi untuk memulihkan kondisi pleci dari efek dopingan:


1. Air kelapa muda

Ada dua cara yang dilakukan plecimania pada waktu memberikan air kelapa muda untuk memulihkan kondisi pleci yang terkena dopingan yaitu:
  • Memberikan air kelapa murni (tanpa tambahan).
  • Memberikan air kelapa yang sudah dicampur dengan 1 butir telur ayam mentah.
2. Susu murni dan steril

Sebagian plecimania meyakini pemberian susu murni yang steril, seperti susu beruang, bisa membantu menetralisir dan memulihkan efek dopingan yang dialami burung. Namun perlu diketahui, susu tidak dapat dicerna dengan baik oleh semua jenis burung kicauan. Jadi, pemberiannya sebaiknya hanya dilakukan pada masa terapi saja.

3. Buah pepaya

Selama masa terapi, burung hanya diberikan buah pepaya matang setiap harinya. Pemberian pepaya ini dipercaya dapat membantu menetralisir efek dopingan.

Dengan melakukan terapi pemulihan secara teratur, kondisi pleci dapat berangsur-angsur pulih, meski ada kalanya butuh waktu cukup lama.

Kalau Anda ingin memberikan suplemen untuk meningkatkan kinerja burung di lapangan, pilihlah suplemen dengan bahan-bahan alami, karena lebih aman untuk tubuh burung dalam jangka panjang, alias tanpa efek samping. Soalnya saat ini banyak beredar suplemen berbahan kimia yang mengandung efek addict atau ketagihan.

Semoga Bermanfaat.....

Share:

Kenari Tidak Gacor Saat Di Trek

Salah seorang teman penggemar burung (Susilo, Sidoarjo) bertanya kepada saya mengapa kenari (KN) miliknya hanya gacor kalau di rumah, sementara kalau di trek dengan KN lain cuma membisu. Ini memang masalah umum dalam perburungan. Banyak burung yang hanya gacor kalau sendirian atau cuma menghadapi sedikit musuh.

Perlu diketahui bahwa setiap burung mempunyai sifat atau karakter bawaan sendiri-sendiri. Dalam hal mental tarung misalnya, dipengaruhi oleh sifat bawaan meski rawatan harian (latihan dsb) juga sangat menentukan.

KN starblue (warna blirik seperti burung gereja namun warnanya cenderung abu-abu) misalnya, sangat gacor kalau untuk burung rumahan. Tetapi, kebanyakn jenis itu kurang gacor kalau ditrek dengan KN lain.

Sementara itu, KN warna hijau, dikenal sebagai KN petarung. Dia dikenal sebagai KN mudah gacor dan mentalnya bagus. Meskipun ada pembawaan seperti itu, perawatan harian sangat berpengaruh pada mental bertanding KN.

KN yang jarang bertemu dengan KN lain, biasanya akan “kaget dan diam” ketika dia mendengar “lagu” yang didendangkan KN yang baru dia jumpai. Saat itu, dia hanya ngetem tanpa suara.

Dengan demikian, KN memang perlu dilatih untuk bertemu dengan KN lain secara periodik. Hal itu akan sangat berguna untuk melatih mentalnya.

Ada memang yang mengatakan bahwa KN jangan digantang dalam satu ruangan dengan KN lain selama perawatan harian di rumah. Alasannya, sifat fighter-nya akan hilang. Memang, setelah sering kumpul dengan KN tertentu, KN tidak terlihat lagi sifat fighternya. Tetapi itu tidak permanen, sebab semangat tempurnya bakal muncul mana kala ada KN baru masuk ke daerah atau teritorinya.

Saran saya, kalau kita hanya mempunyai satu KN di rumah, maka sering-sering diajak main trek dengan KN tetangga, kawan, dsb, untuk melatih mentalnya agar tidak “kagetan” kalau bertemu KN lain. Akan lebih baik kalau kita punya dua-tiga kenari di rumah untuk saling menjadi sparing partner.

Kasus khusus
Namun dalam kasus-kasus tertentu, ada memang KN yang gacor di rumah dan diam saat diadu tetapi bukan karena masalah mental. Dengan catatan bahwa KN kita memang bukan lagi KN muda, maka penyebab itu antara lain:
Share:

Download Audio Terapi Hutan Burung Cucak Hijau

Sama seperti anis merah, burung cucak hijau mudah sekali stres baik karena kaget, stres dalam perjalanan / transportasi, maupun kalah mental saat berlomba. Untuk  mengembalikan kondisinya memang tidak mudah, membutuhkan beberapa perlakuan khusus termasuk memutarkan suara terapi alam yang dilengkapi dengan brainwave.

Sejak bertahun-tahun lamanya, cucak hijau menjadi burung favorit bagi para kicaumania di  Indonesia dan beberapa negara tetangga. Suara kicauannya terdengar mengalun dan penuh siulan merdu.


 Burung cucak hijau juga mudah dimaster, dan cepat sekali merekam suara burung lain yang diperdengarkan kepadanya. Tidak heran jika banyak kicaumania yang tertarik memelihara burung yang dalam bahasa asing dikenal greater green leafbird (Chloropsis sonnerati).

Cucak hijau bahkan mudah dipancing untuk berbunyi melalui suara-suara kicauan burung sejenis atau suara alam seperti air sungai mengalir, rintik hujan, dan suara bising lainnya.

Karena itu, salah satu bentuk memancing burung cucak hijau yang malas bunyi atau macet bunyi agar rajin berbunyi adalah memutarkan suara terapi alam.

Suara terapi alam untuk burung cucak hijau ini yang sudah dilengkapi dengan nada brainwave yang bisa membuat burung lebih fokus pada suara yang didengarkannya.

Berikut ini beberapa suara alam sebagai terapi bagi burung cucak hijau bakalan, burung yang malas berbunyi, atau macet bunyi. Namun, perlu diingat, hasil akhirnya juga tergantung dari bentuk perawatan lainnya seperti pemberian pakan tinggi nutrisi dan suplemen tambahan untuk membantu merangsang burung agar lebih aktif berkicau.

Suara terapi air mengalir burung cucak hijau versi 1 ||Download||

Suara terapi air mengalir burung cucak hijau versi 2 ||Download|| 

Suara terapi air hujan burung cucak hijau versi 3 ||Download|| 

Suara terapi suara hutan untuk burung cucak hijau ||Download|| 


Semoga Bermanfaat.... 
Share:

Tips Perawatan Anis Merah Trotolan Secara Efektif

Meski banyak kicaumania yang mengeluh kesulitan dalam merawat burung anis merah, faktanya banyak pula yang penasaran untuk memeliharanya. Umumnya mereka ingin memelihara anis merah sejak trotolan, agar hasilnya bisa lebih afdol. Untuk menjawab rasa penasaran Anda, berikut ini tips perawatan anis merah trotolan secara efektif.

Banyak kicaumania lebih senang merawat anis merah trotolan karena dianggap lebih prospektif dan lebih terjamin kualitasnya ketimbang merawat burung bakalan yang kadang tak jelas kapan mau bongkar suara.

Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, perawatan yang diterapkan pada trotolan anis merah harus dilakukan secara tepat. Jika tidak, tentu hasilnya tidak akan sesuai seperti yang diharapkan.

Share:

Audio Terapi Untuk Burung Murai Batu Macet Bunyi

Memelihara burung kicauan bukan pekerjaan mudah. Tak jarang burung yang semula rajin bunyi berubah jadi macet bunyi, hanya karena sesuatu hal yang tidak diduga sebelumnya. Kalau Anda rajin membuka halaman omkicau.com, pasti akan menemukan berbagai cara mengatasi burung macet bunyi. Kali ini Om Kicau ingin berbagi audio terapi khusus mengatasi macet bunyi untuk lima jenis burung kicauan, yaitu murai batu, kacer, cucak hijau, anis merah, dan tledekan.

Banyak penyebab burung berkicau yang semula gacor kemudian mandek atau macet bunyi. Misalnya burung mengalami stres baik karena dilombakan dalam kondisi tidak fit, atau merasa kurang nyaman di sangkar atau lingkungan sekitar rumah.


Untuk mengatasi masalah burung macet bunyi, hal pertama yang harus dilakukan adalah memisahkannya dari keberadaan burung sejenis maupun burung dari jenis lainnya. Burung perlu disimpan di tempat tenang.

Selama di tempat tenang, burung harus terpenuhi kebutuhan nutrisinya, termasuk memberikan suplemen tambahan seperti vitamin. Selain itu, burung bisa diberikan terapi khusus dengan memutarkan suara alam yang dilengkapi dengan nada-nada tertentu dan gelombang frekuensi yang bisa diterima memori burung dan bisa memberi perasaan tenang dan nyaman.

Dalam berbagai kasus, hal tersebut cukup terbukti efektif meredakan stres pada burung kicauan. Setelah memberikan terapi audio selama beberapa hari, burung mampu kembali pada kondisinya semula. Untuk itu silakan download beberapa audio terapi berikut ini untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Audio Terapi burung murai batu di hutan ||Download||

Semoga Bermanfaat..... 
Share:

Cara Merawat Burung Jongkangan Coklat Bakalan

Cara Merawat Burung Jongkangan Coklat Bakalan. Bagi kicau mania dan para penghobi burung nusantara yang mencoba untuk merawat burung kecil bersuara merdu ini akan sedikit kesulitan dalam melakukan perawatan burung cingcoang coklat ini apalagi burung tersebut didapatkan dari ombyokan atau jaringan di pasar, dikarenakan burung ini terkenal gesit dan lincah bahkan giras.

Untuk membuat burung Jongkangan coklat bakalan ini rajin bunyi maka kita harus menjinakan burung tersebut terlebih dahulu sampai minimal burung menjadi Jinak Lalat dan tidak giras lagi.

Sebelum ke topik Cara Merawat Burung Jongkangan coklat agar cepat bunyi silahkan simak terlebih dahulu Untuk mengenal Burung Jongkangan Coklat lebih jauh anda bisa membaca pada artikel kami yang lain menjelaskan tentang Mengenal Burung Cingcoang Coklat. 


Share:

Cabut Voer Sebelum Tidur Agar Kacer Bakalan Rajin Bunyi

Meski harga burung bakalan tidak jauh berbeda dari burung dewasa, banyak kicaumania memilih untuk merawat burung bakalan. Ya, burung bakalan memang punya daya tarik tersendiri. Sebagian kicaumania menganggapnya sebagai tantangan untuk menjadikannya sebagai burung berkualitas. Kali ini FBH ingin memberikan tips dalam memperlakukan burung bakalan agar jadi lebih rajin bunyi, yaitu dengan cara cabut voer sebelum tidur.

Burung bakalan yang ada di pasar burung umumnya terbagi menjadi dua kategori:

1. Burung bakalan yang baru didapatkan dari pengepul atau hasil tangkapan hutan.
2. Burung bakalan yang sudah lama dipelihara (biasanya pemilik lama tukar tambah dengan burung lain).

Untuk bisa membedakan mana burung bakalan yang baru dan burung bakalan yang sudah lama, tentu tidak sulit. Burung bakalan yang sudah lama biasanya disimpan dalam sangkar terpisah, adapun burung bakalan yang masih baru umumnya ditempatkan dalam kandang ombyokan.

Selain itu, bentuk kotoran dan pakan yang dikonsumsinya pun berbeda. Burung yang sudah lama dipelihara tentu sudah terlatih makan voer sehingga bentuk kotorannya menjadi lebih padat. Adapun burung yang masih baru umumnya belum mengenal voer, atau sedang dilatih makan voer, sehingga kotorannya masih berbentuk cairan bercampur warna keputihan.


Karena itu, jika Anda termasuk orang sibuk dan tidak mau repot dengan melatih makan voer, sebaiknya memilih burung bakalan rawatan lama. Sebab perawatan lanjutannya pun cenderung lebih mudah, karena tugas kita tinggal melatihnya agar lebih rajin berbunyi.

Dalam tips kali ini, kita akan membahas metode cabut voer sebelum tidur. Hal ini bertujuan agar ketika burung bangun di pagi hari, pakan yang pertama dicerna tubuhnya adalah protein hewani (serangga atau kroto), sehingga secara perlahan bisa membentuk karakter dan mentalnya sebagaimana di alam liar.

Selain itu, cabut voer sebelum tidur juga bisa menjadi salah satu metode penjinakan burung yang cukup efektif dan mampu mencegah burung dari kegemukan yang kerap membuat burung malas beraktivitas dan malas berkicau.

Metode cabut voer sebelum tidur dilakukan dengan cara mengangkat wadah voer ketika hari sudah mulai gelap. Untuk itu diperlukan kebiasaan yang teratur setiap malamnya. Misalnya sejak pukul 18.30, atau bisa juga 19.00, wadah voerd dicabut dan burung dibiarkan beristirahat dengan mematikan lampu ruangannya.

Untuk burung bakalan, sebaiknya dibiasakan tidak terlalu beraktivitas pada malam hari. Misalnya lampu ruangan dibiarkan terang agar burung mau berkicau. Sebab hal itu dapat mempengaruhi kondisi burung yang menyebabkan dia terbiasa bunyi jika suasana sedang sepi.
Pada pagi harinya, sekitar pukul 05.00 – 05.30, barulah lampu ruangan dinyalakan. Kemudian setelah pukul 05.30, burung dikeluarkan untuk diembunkan.

Pada saat pengembunan, burung hanya diberi pakan kroto sebanyak satu sendok teh, agar ia bisa mencerna protein hewani sebagai pakan pertamanya sebelum beraktivitas. Sebab kroto merupakan pakan berprotein tinggi, juga sumber energi yang baik bagi burung melakukan aktivitas hariannya beberapa jam ke depan.

Note: Jika Anda sedang tidak memiliki kroto, burung bisa diberi jangkrik atau ulat hongkong sebagai sumber protein hewaninya.

Setelah burung dimandikan, atau sekitar pukul 06.30 – 07.00, barulah pakan voer bisa diberikan. Untuk selanjutnya, Anda bisa menjalankan perawatan harian seperti biasanya.

Kalau perawatan ini dilakukan secara rutin dan teratur setiap hari, maka dalam beberapa hari burung bakalan menjadi lebih rajin berbunyi. Pada burung bakalan yang sebelumnya hanya ngeriwik saja, mereka akan cepat terpancing untuk ngeplong atau berlatih ngeplong jika umurnya masih muda.

Semoga bermanfaat.

Share:

Resep Pakan Agar Kenari Gacor

Untuk membuat burung kenari rajin berbunyi (gacor), atau mempertahankan kondisi gacor, banyak hal yang bisa dilakukan terkait dengan perawatannya. Mulai dari mandi dan jemur, hingga pemberian pakan biji-bijian, sayuran, buah, dan extra fooding (EF) lainnya. 

Resep pakan tertentu bisa membuat kenari makin gacor. Resep lainnya bisa membuat suaranya bening / kristal. Kali ini, Om Kicau akan berbagi resep pakan agar kenar lebih gacor dan / atau suaranya menjadi bening.

yang mana kesemuanya tersebut adalah dalam rangka menjadikan burung kenari tersebut tetap selalu dalam kondisi dan stamina yang sangat fit sehingga dengan demikian burung kenari yang sehat akan lebih mudah dan rajin berkicau. 

Selain dari pemberian pakan dan perawatan harian, jangan lupakan juga vitamin tambahan untuk membantu mereka melewati hari-harinya dengan kondisi yang lebih segar dan bisa bertahan dari gangguan suhu atau cuaca.

Share:

Racikan Pakan Untuk Penangkaran Lovebird

Beberapa penangkar burung kenari maupun lovebird lebih senang menyusun sendiri ransum yang diberikan kepada burung-burung induk. Selain menghemat biaya operasional, formula pakan hasil racikan sendiri ini juga memiliki kandungan gizi yang serasi dan seimbang, sehingga sangat mendukung produktivitas indukan.

Selama ini, istilah formula pakan lebih dikenal dalam peternakan ayam kampung, ayam pedaging (broiler), ayam petelur (layer), itik, dan puyuh. Dengan menggunakan beberapa bahan baku tertentu, mereka menyusun ransum untuk hewan ternaknya.


Adapun para penangkar burung kicauan, termasuk kenari dan lovebird, jarang sekali melakukan hal tersebut, meski sebenarnya sangat dimungkinkan. Para peternak lovebird, misalnya, cenderung hanya memberikan milet putih saja sebagai pakan utamanya, dan jarang disertai dengan pakan bijian yang lain.

Padahal milet saja belum cukup untuk memenuhi kebutuhan lovebird pada pada masa penjodohan, proses bertelur, maupun ketika sedang merawat anak-anaknya.

Hal serupa juga ditemukan pada sebagian besar peternak kenari. Mereka lebih suka membeli pakan jadi, bermerk, yang harganya tentu tidak murah. Kalau jumlah induk hanya 1-2 ekor saja, tentu harga pakan mahal tidak menjadi masalah. Namun kalau jumlah induk cukup banyak, lebih ekonomis jika meracik pakan sendiri.

Dari beberapa peternak lovebird dan kenari yang sudah berpengalaman, omkicau.com mendapatkan formula pakan yang bisa diterapkan dalam penangkaran kedua jenis burung tersebut.

Berikut ini formula pakan ternak untuk penangkaran burung lovebird.
  • 1,5 kg milet putih
  • 1/2 kg canari seed
  • 1/4 kg gabah bangkok atau bisa juga beras merah.
  • 1/4 kg milet merah
  • 1/4 kg kacang hijau
  • 1,5 ons biji bunga matahari / kwaci
Catatan:
  • Semua bahan diaduk sampai tercampur merata.
  • Komposisi di atas dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan.
Mohon diingat, kedua formula pakan tersebut hanya mencakup pakan bijian yang merupakan pakan utama untuk lovebird maupun kenari. Artinya, belum mencakup pakan tambahan / extra fooding (EF) seperti buah-buahan dan sayuran. Jadi, Anda tetap harus memberikan EF untuk induk lovebird dan kenari.

Semoga bermanfaat.
Share:

Mengenal Burung Jongkangan Coklat

Mengenal Burung Jongkangan Coklat. Para penghobi burung tidak ada salahnya anda menjatuhkan pilihan untuk burung peliharaan anda kepada burung mungil yang bersuara merdu ini, Burung kecil ini bisa menirukan beberapa suara burung lain yang berada disekitar burung jongkangan.

Jongkangan/Cingcoang coklat (bahasa Latin: Brachypteryx leucophrys) adalah spesies burung dari keluarga Turdidae, dari genus Brachypteryx. Burung ini merupakan jenis burung pemakan siput, keong, tempayak, pupa kumban yang memiliki habitat di hutan perbukitan, pegunungan. tersebar pada ketinggian 900-1.900 m dpl.

Ciri-ciri yang mencolok pada burung ini adalah memiliki tubuh berukuran sangat kecil (11 cm). Ekor pendek. Kaki panjang. Alis mata pucat samar-samar. Lingkar mata kuning tua. Paruh besar.
Dewasa: Tubuh bagian atas coklat merah. Tubuh bagian bawah keputihan. Sisi tubuh coklat kuning tua. Dada berbintik-bintik. Betina: Tubuh bagian bawah lebih kuning tua.
Remaja: bercoret dan berbintik-bintik. Iris coklat muda, paruh hitam kecoklatan, kaki ungu kemerahjambuan. Pemalu, berdiam di semak bawah dan lantai hutan.

Share:

Terapi Pasangan Agar Pleci Makin Rajin Bunyi

Banyak cara untuk melatih burung pleci jantan agar rajin mengeluarkan suara ngalas dan ngerolnya yang lantang, mulai dari pemberian pakan bergizi, pemasteran, hingga memberikan terapi pasangan. Terapi ini diyakini dapat meningkatkan performa burung pleci dan membuatnya makin rajin bunyi.

Anda tentu sudah mengerti bahwa pleci merupakan burung koloni. Di alam liar, burung kacamata ini selalu terlihat hidup bersama dengan kelompoknya, baik ketika sedang mencari pakan maupun pada waktu musim berkembang biak.

Hal itu pula yang kemudian diaplikasikan para plecimania sebagai salah satu bentuk perawatan harian untuk burung piaraannya di rumah. Metode koloni yang meniru perilaku alami pleci di alam liar ini dapat memancing burung lebih rajin bunyi.

Share:

Membedakan Burung Jongkangan Jantan VS Betina

Membedakan Burung Jongkangan Jantan VS Betina. Kali ini kita akan membahas cara membedakan burung jongkangan jantan dan betina, Burung jongkangan adalah burung mungil yang menjadi incaran banyak sekali kicau mania di belahan bumi Indonesia, Namun karena sulitnya mendeteksi keberadaan burung jongkangan ini menjadikan sulitnya para pencari burung untuk memenuhi stock pasar.

Untuk mengenal lebih jauh tentang burung ini silahkan baca pada Artikel kami tentang Mengenal Burung Jongkangan Coklat serta Cara merawat Burung Jongkangan Bakalan Agar Cepat Bunyi, Namun kali ini yang kami bahas adalah cara membedakan Burung jongkangan antara jantan dan betina agar anda tidak salah memilih burung yang akan anda jadikan kelangenan di rumah anda.



Share:

Cara Melolo Piyikan Lovebird

Tips melolo piyikan burung lovebird sangat gampang-gampang susah apalagi bagi pemula yang belum pernah melakukanya, kali ini disini saya akan memberikan tips cara melolo piyikan lovebird yang versi saya sendiri sebagai berikut :

1. Siapkan makanananya
2. Suntikan atau spet
3. Tisu
4. Wadah
5. Air Hangat

Campurkan semua bahan makanan seperti Voer takari yang sudah dihaluskan,bubur sun rasa beras merah,serbuk roti dengan air hangat, lalu tunggu sebentar sampai airnya dingin.

selanjutanya masukan bahan makanan kedalam suntikan/spet dan lolohkan ke mulut piyikan lovebird secara perlahan lahan sampai kenyang, Jangan sampai makananya terkena mata yang bisa mengakibatkan piyikan terkena SNOT atau buta sebelah.

Lakukan dengan hati-hati karena sekali kesalahan akan mengakibatkan piyikan anda mati dan usaha anda untuk mencetak piyikan handal dan jinak akan sia-sia.

Untuk lebih jelasnya simak saja Video dibawah ini :


Share:

7 Tips Perawatan Burung Kenari

Di antara jutaan kicaumania di Indonesia, pasti ada yang ingin memelihara kenari tetapi belum kesampaian juga. Penyebabnya beragam, salah satunya merasa belum memiliki bekal mengenai bagaimana perawatan burung mungil nan cantik tersebut. Kalau benar itu alasannya, semoga artikel ini bisa membantu Anda untuk membuat keputusan: beli kenari sekarang juga !!!

Sedikitnya ada 10 hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan atau pemeliharaan kenari, baik terkait dengan perkandangan, pakan, hingga beberapa potensi gangguan. Berikut ini 10 tips perawatan burung kenari, yang khusus ditujukan untuk pemula.

1. Hindari embusan angin kencang / langsung

Dalam menggantung sangkar kenari, apakah di dalam ruangan maupun di luar ruangan, usahakan lokasinya tidak terkena embusan angin secara langsung. Misalnya di dekat atau depan jendela, lubang udara, kipas angin, atau pendingin ruangan.

Hal sederhana inilah yang kerap diabaikan sejumlah pemula saat merawat kenari. Untuk mengetahui apakah ruangan tersebut terbebas dari embusan angin secara langsung, atau embusan angin kencang, Anda bisa menaruh lilin di depan sangkar. Perhatikan jika api lilin bergerak-gerak liar, itu artinya Anda harus memindahkan sangkar ke tempat yang aman. Membiarkan kenari di ruangan yang mendapat embusan angin kencang akan membuat burung rentan terhadap berbagai penyakit.

2. Hindari sinar matahari langsung


Share:

Mengenali Cucak Hijau Over Birahi Sejak Dini

Salah satu masalah umum yang kerap menimpa burung cucak hijau adalah over birahi (OB). Kondisi tersebut tentu bisa mengurangi penampilannya, baik di rumah maupun saat dilombakan. Kita perlu mengenali perilaku cucak hijau over birahi dan beberapa tips mengatasinya.
Over birahi / OB adalah gejala umum yang sering terjadi dan menimpa hampir semua jenis burung peliharaan. Kondisi ini biasanya dipicu oleh beberapa faktor, misalnya perawatan dan pemberian pakan yang terlalu berlebihan, serta faktor lain yang berhubungan dengan emosi, umur, dan kondisi burung.

Sobat kicaumania yang berpengalaman tentu akan berusaha mengatasi atau minimal mengurangi kondisi over birahi yang menimpa burung kesayangannya. Sebab, selain mengurangi penampilannya, burung yang over birahi biasanya jadi jarang berbunyi. Bahkan sering terjadi perubahan perilakunya, misalnya menjadi manja, galak, mencabuti bulu-bulunya sendiri, dan sebagainya.
Share:

5 Perawatan Burung Kolibri Ninja

5 Perawatan kolibri ninja bakalan untuk sehari – harinya tidak terlalu sulit bahkan untuk melatih gacor pun sangat mudah. Meski burung tersebut harganya ada yang Rp 100.000 – hingga 3.500.000, bukan berarti burung ini tidak dapat di ikutkan kontes jawara burung.

Untuk perawatannya pun sangat mudah, nektar, serangga, madu merupakan makanan yang dapat ditemui di sekitar lingkungan anda.


Berikut Ini Spesifikasi Dari Jenis Kolibri Ninja Bakalan
  • Warna sangat menarik yaitu hitam dan warna metalik berkilau bisa biru, hijau muda dan campurannya
  • Kecepatan terbang berkisar +- 54 Km / Perjam
  • Makanan favorit : Madu, Nektar, Susu Kental, dan Kroto
  • Paruh runcing dan tipis sangat bermanfaat adaptasi hidup di area perkebunan
  • Nama lain di indonesia adalah konin.

5 Perawatan Dan Latihan Kolibri Ninja Bakalan Sehari – Hari Agar Cepat Gacor

Untuk melatih jenis burung kolibri ninja bakalan membutuhkan berbulan – bulan untuk gacor, maka anda harus bersabar dan konsisten karena itulah kuncinya.

Berikut ini yang harus anda lakukan setiap hari :

1. Membersihkan Kandang Baik Kotorannya Maupun Mencuci Pakan Serta Tempat Minum

Kebersihan berkaitan dengan kesehatan,semua burung tidak hanya kolibri saja menjadi sasaran penyakit cacingan. Kotoran di bawah – bawah bila di diamkan akan membuat mikroba yang dapat terselip di kulit burung.

2. Memandikan Burung Setiap Pagi Dan Sore Jam 15.00

Memandikan burung juga diperlukan, burung tidak dimandikan juga berasa lesu dan tidak bersembangan. Gatal – gatal juga diakibatkan tidak memandikan burung secara teratur, biasa ditandai dengan tidak bisa tidur di malam, gelisah, mondar mandir, dan mencabut bulunya. untuk pemandian silahkan dengan cara semprot atau di mandikan di bak

Kutu memang banyak jenis, selain mengigit saja ada juga yang mengigit daging hingga berdarah.

3. Sesudah Memandikan Pukul 06.30 – 09.00 Jemurkan 

Vitamin yang sangat disukai oleh burung adalah matahari, selain menyehatkan bulu juga memberikan stamina alami.

4.  Makanan Favoritnya

Bila mempunyai dana lebih silahkan beri 4 tempat minum yang isinya berbeda beda, yaitu madu, susu kental, air gula, dan air mineral.

Untuk makanan silahkan carikan cacing hongkong, voer, kroto dan lainnya, namun bila anda jijik atau ingin tampil bersih di kandang, silahkan saja beli pakan burung bermerk yang khusus kolibri seperti dibawah ini.


5.  Silahkan Download Mp3 Kicau Burung Kolibri Di Internet Dan Latih Ke Burung Anda

Silahkan pergi ke warnet terdekat, dan cari mp3 kicau burung kolibri, setelah itu simpan di handphone, Ipod atau alat music lainnya dan bunyikan ke burung anda jam pagi hari selama 30 menit dan menjelang tidur pukul 21.00 selama 30 menit.


Semoga Bermanfaat......
Share:

TIPS Perawatan Ciblek Gunung Macet Bunyi

Ciblek gunung banyak digemari rekan-rekan kicaumania sebagai burung masteran, burung kelangenan, atau untuk dilombakan. Sebagaimana jenis burung kicauan lainnya, ciblek gunung alias cigun juga bisa mengalami macet bunyi. Kalau cigun sampai macet bunyi,  biasanya butuh waktu cukup lama agar burung mau berkicau kembali. Berikut ini tips perawatan ciblek gunung macet bunyi.

Banyak kicaumana yang memelihara ciblek gunung karena terpikat oleh suaranya yang mirip tembakan (istilah kerennya suara ngebren). Suara tembakan ciblek gunung yang rapat kerap dimanfaatkan untuk memaster burung kicauan lainnya seperti murai batu dan cucak hijau.

Perawatan harian ciblek gunung agar rajin berkicau tidak bisa dipisahkan dari pemberian pakan tambahan / extra fooding (EF), terutama serangga. Jika hal itu diabaikan, burung cenderung menjadi kurang aktif, sering nyekukruk (mengembangkan bulu), dan malas berkicau. Dalam kondisi stres yang lebih parah, burung bisa mengalami kondisi macet bunyi.

Mengatasi ciblek gunung yang macet bunyi akibat kesalahan perawatan tentu membutuhkan waktu yang lebih lama daripada macet bunyi akibat faktor lain, misalnya sangkar terjatuh, takut predator, atau kalah mental. Tapi dengan melakukan penanganan secara tepat dan teratur, cigun yang macet bunyi pun dapat dikembalikan ke kondisi semula dalam waktu tidak terlalu lama.

 

Berikut ini beberapa tips perawatan ciblek gunung ketika mengalami macet bunyi:

1. Menambah jatah EF

Selama perawatannya, ciblek gunung yang macet bunyi diberi EF dalam porsi lebih banyak dariada biasanya. Pakan tambahan yang bisa diberikan adalah:
  • Satu cepuk kecil kroto segar dan bersih, yang diberikan pada pagi dan sore hari.
  • Satu cepuk kecil ulat kandang (UK), diberikan setelah burung dimandikan atau saat burung dijemur.
Untuk mempercepat pemulihan kondisinya, berikan voer yang memiliki kadar protein tinggi. Ada beragam jenis dan merek voer di pasaran, namun Anda harus memilih mana yang paling cocok untuk burung, tanpa menimbulkan efek samping seperti kotoran jadi encer, berubah warna, dan berbau.

2. Pisahkan dari burung lain

Untuk sementara waktu, ciblek gunung yang macet bunyi dipisahkan dari burung sejenis yang gacor. Dianjurkan pula untuk menggantang sangkarnya di tempat teduh pada siang hingga sore harinya, misalnya di bawah pohon yang rindang.

3. Kurangi mandi, tambah durasi penjemuran

Mandi sebaiknya dilakukan seperlunya saja, atau tidak terlalu sering. Kalau biasanya burung mandi dua kali (pagi dan sore), maka selama terapi pemulihan ciblek gunung cukup mandi sekali saja, yaitu pada pagi hari, atau bisa juga beberapa hari sekali.

Setelah dimandikan, burung langsung dijemur dengan durasi penjemuran lebih lama daripada biasanya. Waktu yang baik untuk menjemur burung adalah pukul 06.30 hingga 10.00. Jangan menjemur saat sinar matahari sudah terik, karena bisa berdampak lebih buruk terhadap burung.

4. Tempel dengan burung betina

Anda bisa menempelkan / mengecas ciblek gunung yang macet bunyi dengan ciblek gunung betina. Kalau tidak ada cigun betina, Anda juga bisa menggunakan betina dari jenis ciblek lainnya, karena tetap bisa membantu merangsang burung untuk kembali mengeluarkan suaranya. Cara yang biasa dilakukan adalah menggantang sangkar keduanya dalam jarak dekat pada saat dijemur.

5. Sangkar full kerodong pada malam hari

Mengerodong sangkar secara penuh / full pada malam sampai pagi hari dapat membantu burung beristirahat total, sekaligus mengumpulkan kembali energinya agar dapat digunakan beraktivitas pada esok harinya. Dengan begitu, ketika dikeluarkan pada pagi harinya, burung akan tampil lebih fit dan bugar, sehingga bisa merangsangnya untuk berkicau.

6. Berikan suplemen 

Ciblek yang semula rajin berkicau, kemudian macet bunyi, bisa dipulihkan dengan memberikan suplemen seperti Maxi VIT. Produk ini bisa membantu melancarkan sistem metabolisme burung sehingga bisa pulih lebih cepat.  Maxi Vit bisa ditambahkan dalam kroto maupun dalam pakan tambahan yang diberikan.

Demikianlah beberapa tips mengenai cara merawat dan mengatasi burung ciblek gunung yang macet bunyi.

Semoga bermanfaat.



Share:

Tips Menyiapkan Burung Kapas Tembak Bakalan

Kapas/tembak tidak hanya dipelihara sebagai burung masteran saja, tetapi juga popular sebagai burung lomba dengan gaya buka ekornya yang khas. Di Sumatera, kelas kapas tembak bahkan menempati strata kedua setelah murai batu dan kacer. Banyak penggemar yang lebih suka memelihara kapas tembak sejak bakalan, dengan harapan bisa memiliki performa suara seperti yang diharapkan. Berikut ini tips menyiapkan kapas tembak bakalan agar kelak rajin bunyi.
Kapas tembak termasuk salah satu keluarga cucak-cucakan (Pycnonotidae). Sebagian besar burung dari keluarga ini mudah dalam perawatannya, dan mudah pula berkicau, sepanjang kita memberikan perawatan secara tepat.
Share:

Definition List

Unordered List

Support